You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Realisasi Campak Rubella BIAN di Jakut Lampaui 93 Persen
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Realisasi Campak Rubella BIAN di Jakut Capai 93 Persen

Realisasi imunisasi campak rubella dalam kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Jakarta Utara mencapai 93,07 persen. Hingga Selasa (30/8), dari total target 128.242 anak, sebanyak 119.351 sudah dilakukan imunisasi campak rubella.

Mudah-mudahan realisasinya kita bisa capai 100 persen di hari ini

Kepala Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Utara, Lysbeth Regina Panjaitan mengatakan, capaian 93 persen merupakan hasil kerja keras semua pihak. Seluruh kader PKK, Dasawisma, posyandu, petugas puskesmas, petugas kesehatan di rumah sakit, jajaran pemerintahan kelurahan dan kecamatan hingga tingkat kota secara massif bergerak menyukseskan BIAN.

"Pak Wali Kota dan Ketua TP PKK Jakarta Utara beberapa kali langsung hadir di lokasi terlibat dalam kegiatan BIAN," ujarnya, Rabu (31/8).

Kampanye BIAN Digencarkan di Permukiman Warga Semper Timur

Dikatakan Lysbeth, jumlah realisasi itu sekaligus menempatkan Jakarta Utara di urutan kedua setelah Kepulauan Seribu. Sedangkan Jakarta Pusat sebanyak 88,20 persen, Jakarta Barat 84,67 persen, Jakarta Timur 84,03 persen dan terakhir Jakarta Selatan sebesar 79,22 persen.

Lysabeth berharap, pada Rabu (31/8) sebagai hari terakhir pelaksanaan BIAN jumlah itu akan bisa mencapai realisasi 100 persen. Ia meyakini, seluruh jajaran akan bergerak secara massif menyisir permukiman warga mencari anak usia 9-59 bulan untuk mengikuti imunisasi campak rubella.

"Mudah-mudahan realisasinya kita bisa capai 100 persen di hari ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye6953 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1279 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1180 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye928 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye811 personDessy Suciati